Listrik Statis

Sebuah konduktor bola berongga diberi muatan -50mC. Bola ini memiliki diameter 12 cm. Hitung kuat medan listrik pada jarak (a) 3cm dari pusat bola, (b) 6 cm dari pusat bola, dan (c) 9 cm dari pusat bola.

Gambar 4.1.20. Konduktor bola berongga

 

Penyelesaian:

q=-50mC = -50×10-6 C, d = 12 cm, r= 12/2 cmm=6 cm = 6×10-2 m

 

(a)    EA = 0 ( di dalam bola)

(b)   EB = -1,25×108 N/m

Tanda negatif menyatakan bahwa arah kuat medan listrik adalah radial ke dalam.

(c)    EC = = -5,6× 107 N/m

Sebuah konduktor bola berongga dengan jari-jari 4 cm diberi muatan 0,2 mC. Titik  A, B, dan C berturut-turut jaraknya 2 cm, 4 cm, dan 6 cm dari pusat bola (lihat Gambar). Tentukan potensial di  A, B, dan C


Penyelesaian:

R= 4 cm = 4× 10-2 m, q = 0,2 mC = 0,2×10-6C

rA = 2 cm = 2 × 10-2 m, rB = 4 cm = 4 × 10-2 m,

rC =6 cm =  6× 10-2 m

VA = VB = 4,5×104 V = 35 000V

VC == 3×104 V = 30 000V

Sebuah konduktor bola berongga dengan jari-jari 4 cm diberi muatan 0,2 mC. Titik A, B, dan C berturut-turut jaraknya 2 cm, 4 cm, dan 6 cm dari pusat bola (lihat Gambar). Tentukan potensial di A, B, dan C

Penyelesaian:

R= 4 cm = 4´10-2 m, q = 0,2 mC = 0,2´10-6C

rA = 2 cm = 2 ´ 10-2 m, rB = 4 cm = 4 ´ 10-2 m,

rC =6 cm = 6´ 10-2 m

VA = VB = = 4,5´104 V = 35 000V

VC == 3´104 V = 30 000V

Beda potensial di antara dua keping sejajar adalah 200 volt. Sebuah proton mula-mula terletak di keping B. Jika medium di antara dua keping vakum, hitung kecepatan proton sebelum menumbuk keing A.

Read more...

Jika suatu partikel bermuatan, seperti proton atau elektron diletakkan pada suatu tempat yang dipengaruhi oleh medan listrik, maka berlaku hukum kekekalan energi mekanik. Misalkan, dua posisi partikel bermuatan, yaitu posisi 1 dan posisi 2, maka dapat dinyatakan sebagai:

EP1 + Ek1 = EP2 + Ek2

Read more...

Hitung potensial listrik di titik B yang ditimbulkan oleh ketiga muatan sumber yang ada di dekat titik ini, seperti ditunjukkan pada Gambar 4.1.21.

Gambar 4.1.21.

Read more...